ORARI Nganjuk, Bangkit untuk Optimalkan Potensi Daerah

Dwi Isnanto (kiri) Ketua ORARI Nganjuk dan Agus Budi Kabid Organisasi ORARI Nganjuk. Foto: Aji/ NadiNganjuk.com

Nadinganjuk.com – Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) di Kabupaten Nganjuk sudah ada sejak tahun 1980 an, bahkan pernah berjaya pada masanya. Namun dalam perjalanannya mengalami pasang surut hingga akhirnya mulai bangkit kembali pada tahun 2021 lalu.

“ORARI di kabupaten Nganjuk sudah ada sejak tahun 80-an dan pernah merasakan kejayaan. Meski berjalannya waktu ORARI digempur oleh era digital sehingga mulai menurun eksistensinya,” kata Agus Budi, Kabid Organisasi ORARI Kabupaten Nganjuk dalam acara Podcast Nadi Media Group seperti dilihat NadiNganjuk.com, Rabu (14/9/2022).

Setelah fakum bertahun-tahun, pada tahun 2021 pengurus ORARI mengadakan Musyawarah Lokal (Muslok) Nganjuk. Dalam Muslok itu ditetapkan pengurus baru untuk melaksanakan program-program ORARI ke depan.

“Saat ini pengurus sudah ada, dan siap untuk melaksanakan program-program ORARI ke depan,” ujarnya.

Agus juga membeberkan bahwa ORARI memiliki peran penting dalam penggunaan komunikasi berbasis frekuensi. Salah satu contohnya, ORARI Nganjuk pernah membantu penyediaan komunikasi saat terjadi longsor di Ngetos pada Februari 2021 lalu. Selain itu, ORARI juga mengabarkan melalui perangkat komunikasinya tentang HUT 1085 Nganjuk.

“Itu yang kami bisa untuk berkontribusi dalam kebencanaan, maupun menyampaikan potensi-potensi yang ada di Nganjuk,” ungkap Agus.

Jangkauan komunikasi Orari sendiri sangat luas, bukan hanya level nasional bahkan internasional.

“Kami terbuka bagi siapa pun yang ingin bekerja sama. Apa yang bisa kami berikan, nanti bika kita komunikasikan,” tandas Agus. (aji/oza)

WhatsApp99