Luncurkan Pelayanan SIM untuk Pelajar, Satlantas Polres Nganjuk Makin Inovatif

AKP Dini Annisa Rahmat, Kasatlantas Polres Nganjuk. Foto: Aji/ NadiNganjuk.com

NadiNganjuk.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polisi Resort (Polres) Nganjuk meluncurkan program Pelayanan SIM Sore untuk Pelajar (PESIAR). Program ini merupakan inovasi dari Satlantas Polres Nganjuk untuk memberikan kemudahan kepada para pelajar meluangkan waktu membuat Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Jadi, program PESIAR ini merupakan inovasi dari Satlantas Polres nganjuk terkait pelayanan surat izin mengemudi khususnya untuk para pelajar,” ujar Kasatlantas Poles Nganjuk AKP Dini Annisa Rahmat saat hadir dalam acara Podcast Nadi media kelompok media Nadinganjuk.com, Selasa (30/08/2022) lalu.

AKP Dini menjelaskan, PESIAR ini dilaksanakan setiap hari Rabu pada pukul 13.00 sampai 17.00 WIB. “Kebetulan kegiatan ini baru ada di Kabupaten Nganjuk dan disambut dengan baik oleh masyarakat Nganjuk. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya pendaftar yang ingin mengikuti program PESIAR,” ungkapnya.

Menurut AKP Dini, kegiatan ini merupakan upaya Satlantas Polres Nganjuk untuk mengurangi angka kecelakaan. Sebab, hingga kini masih tinggi jumlah korban kecelakaan maupun pelanggaran lalu lintas dari kalangan pelajar.

“Program ini dilatarbelakangi oleh banyaknya korban dan pelanggaran lalu lintas yang mana kategori pelajar memasuki urutan nomor dua informasi dari Korlantas,” ujarnya.

Program PESIAR ini dilaksanakan salah satunya supaya tidak mengganggu jam pelajaran atau jam sekolah pelajar di waktu pagi hari.

“Pelayanan SIM Sore untuk Pelajar ini dilaksanakan juga membantu para pelajar supaya tidak menggangu aktivitas belajar di waktu pagi hari. Jadi, para pelajar itu bisa melaksanakan pengajuan atau pengajuan SIM di waktu pulang sekolah,” ulasnya.

AKP Dini menjelaskan, persyaratan bagi pelajar yang ingin mengurus pembuatan SIM di antaranya yaitu telah berusia 17 tahun serta sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Selain itu harus mengurus surat kesehatan, hasil test psikologi.

Setelah semua persyaratan sudah lengkap akan ada pendampingan dari petugas Satlantas Polres Nganjuk sebelum melaksanakan tes teori dan uji praktik.

“Nanti setelah persyaratan sudah lengkap, maka langkah selanjutnya akan ada pengarahan dari pihak Satlantas Polres Nganjuk untuk memberikan arahan kepada pemohon pengajuan SIM,” jelasnya.

Bagi pelajar maupun masyarakat umum yang gagal dalam ujian tidak perlu berkecil hati. Sebab, Satlantas Polres Nganjuk juga memfasilitasi kegiatan inovasi cermat untuk berlatih. Di mana dalam latihan itu dibimbing oleh instruktur atau petugas dari Satlantas Polres Nganjuk setiap hari Rabu dan Jumat sore.

“Untuk adik-adik pelajar jangan berkecil hati jika gagal dalam ujian, karena kami dari Satlantas Polres Nganjuk juga memfasilitasi pelatihan yang langsung didampingi oleh isntruktur dari Satlatas Polres Nganjuk, yang dilaksanakan pada hari Rabu dan Jumat sore,” ujarnya. AKP Dini mengingatkan pentingnya membuat SIM sebagai bukti bahwa seseorang telah layak untuk mengemudi. “SIM merupakan bukti bahwa yang bersangkutan itu layak mendapatkan legitimasi, seseorang itu layak mengendari kendaraan di jalan raya,” tegasnya. (aji/oza)

WhatsApp99