Sri Rahayu Agustina, Aktivis Mahasiswa Perempuan yang Kini Terpilih Ketua PMII Nganjuk

Sri Rahayu Agustina, Ketum PC PMII Nganjuk 2021-2022. Foto: Aji-NadiNganjuk.com

NadiNganjuk.com – Sri Rahayu Agustina ditetapkan sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Nganjuk masa khidmat 2021-2022. Mahasiswi yang akrab disapa Tina ini ditetapkan sebagai Ketum PC PMII Nganjuk dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke-16 PMII Nganjuk di SMK Darul Hikam  Baron, pada tanggal 19-20 Juni 2021 lalu.

Tina terpilih secara aklamasi karena tidak ada calon lain yang mendaftar ke Badan Pekerja Konfercab (BPK) PMII Nganjuk.

Dalam keterangannya, Tina memulai bergabung menjadi anggota PMII setelah mengikuti Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) yang diadakan Pengurus Komisariat PMII Pangeran Diponegoro Nganjuk. Kala itu, Tina merupakan salah satu mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk.

Dara kelahiran 9 Agustus 1996 ini melanjutkan jenjang kaderisasi di PMII dengan mengikuti Pelatihan Kader Dasar (PKD). Bahkan terakhir ia mengikuti kaderisasi formal Pelatihan Kader Lanjutan (PKL) di Kabupaten Lamongan. “PKL itu diadakan PC PMII Lamongan beberapa bulan yang lalu,” kata Tina.

Untuk kiprahnya sebagai pengurus PMII dimulai dengan menjadi Sekertaris Rayon dan Ketua Rayon masa khidmat 2017-2018. Setelah selesai di Rayon, Tina dipercaya menjadi Wakil Ketua 1 Bidang Kaderisasi Pengurus Komirariat PMII Pangeran Diponegoro.

Adapun keaktifannya di PC PMII Nganjuk, Tina sudah menjalaninya selama dua dua periode. Pada periode pertama ia sebagai Sekertaris Koprs PMII Putri (Kopri) masa khidmat 2019-2020. Sedangkan periode kedua sebagai Sekertaris Umum PC PMII Nganjuk masa khidmat 2020-2021.

Setelah terpilih sebagai Ketum PMII Nganjuk, Tina berharap organisasinya semakin baik selama masa kepengurusannya ke depan.

“Yang jelas tujuannya untuk PMII kedepan lebih baik lagi, dengan pongopitimalan bidang-bidang yang ada di kepengurusan PMII,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, ia juga akan berupaya membangun ekosistem kelembagaan yang sinergis. Serta penguatan kapasitas kader-kader PMII.

“Sinergisitas antar kelembagaan PMII supaya lebih masif lagi. Baik dari gerakan pendampingan di sosial masyarakat, maupun penguatan intelektual bagi kader-kader PMII Kabupaten Nganjuk,” ungkapnya. (aji/az)

WhatsApp99