Pengelola Diimbau Tutup Tempat Wisata saat Libur Nataru di Nganjuk

Kepala Disparporabud Kabupaten Nganjuk Fajar Yudiono. Foto: Andi-NadiNganjuk.com

NadiNganjuk.com – Empat tempat wisata di Kabupaten Nganjuk resmi ditutup sejak Kamis (24/12/2020). Penutupan yang dilakukan Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga dan Budaya (Disparporabud) Nganjuk ini guna mencegah kerumunan pengunjung saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kepala Disparporabud Kabupaten Nganjuk Fajar Yudiono mengatakan, pengunjung wisata bisa lebih banyak saat hari liburan. Sehingga, Disparporabud menutup sejumlah objek wisata guna mencegah penyebaran COVID-19.

Surat perihal penutupan sudah ditujukan kepada 4 pengelola wisata milik pemerintah, yaitu Objek Wisata Sedudo, Wisata Roro Kuning, Wisata Taman Rekreasi Anjuk Ladang dan Wisata Goa Margo Tresno.

Surat penutupan juga ditembuskan kepada Kapolres Nganjuk, Dandim 0810 Nganjuk, Camat Nganjuk, Camat Ngluyu, Camat Loceret dan Camat Sawahan, yang terhitung mulai tanggal 24 Desember 2020 sampai 04 Januari 2021.

“Tetapi intinya, kami tidak mengeluarkan retribusi, tidak menarik retribusi, dan kami melakukan penutupan di lokasi,” kata Fajar.

Ia menambahkan, Disparporabud juga memberikan himbauan terkait objek wisata yang dikelola pihak lain supaya dilakukan penutupan, seperti wisata yang dikelola pemerintah. Namun, untuk pengendalian masyarakat tersebut akan dikembalikan ke Satgas COVID-19.

“Tetapi, kalau nanti perkembangannya ternyata mengkhawatirkan, kan satgas bisa mengambil keputusan dalam saat yang cepat. Jadi, melihat sekarang ramai, ya mungkin hari itu juga akan diperintahkan ditutup,” tandasnya.

Sementara itu, karyawan yang sebagian besar tenaga pemeliharaan tempat wisata yang ditutup itu tidak diliburkan. Mereka tetap bekerja untuk tetap melakukan pemeliharaan objek-objek wisata. Hal tersebut, agar nanti ketika sudah dibuka kembali, kondisinya tetap baik dan terpelihara.

“Petugas kami masih di lokasi, tidak ditarik. Jadi, kami tidak punya kewenangan pemaksaan. Tetapi kami melakukan himbauan dan mungkin peringatan-peringatan,” tegas Fajar Yudiono. (and/az)

WhatsApp99